ADINURANI PASCASARJANA FBE UBAYA “PANDHEGA PARAMUDITA”

Seorang pemimpin yang tidak hanya sekedar jabatan tetapi juga pemimpin yang memiliki karakter tegas, konsisten dan rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar sehingga kelak mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya baik dari segi kognitif dan afektif. Pembekalan karakter pemimpin ini diberikan dalam bentuk program Ajar Budi Asah Nurani (ADINURANI) yang diselenggarakan untuk mahasiswa baru Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya. Tema yang diangkat pada adinurani tahun 2018 ini adalah “Pandhega Paramudita”. Pada tema kali ini, peserta diberikan pengetahuan dan dilatih dengan dasar tulodho ing budaya (jawi) sebagai solusi. Selain pengetahuan tentang knowledge, wisdom dan integrity, ada 3 nilai yang bisa dijadikan pedoman untuk menjadi pemimpin yang baik yaitu Sabda Pandhita Ratu, Berbudi Bawaleksana, dan Aja Dumeh Kuwasa. Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama yang dilaksanakan pada 8 Agustus 2018 dan sesi kedua yang dilaksanakan pada 11-12 Agustus 2018.

adinurani-PANDHEGA PARAMUDITA

Foto Bersama Setelah Adinurani

Pada sesi pertama, para peserta diajak untuk bergabung dalam sesi sharing dengan alumni pascasarjana, yaitu Bapak Dr. Teddy Reiner Sondakh, S.Psi., S.H., M.Hum mengenai pentingnya membangun networking. Pendidikan memang penting, tetapi akan lebih bermanfaat dan berkembang jika diselaraskan dengan membangun networking. Selain adanya acara sharing alumni, peserta juga dikenalkan lebih dalam dengan jurusan pada pascasarjana FBE, baik magister manajemen yang disampaikan oleh Bapak Dr. Putu Anom Mahadwartha, S.E., M.M., CSA., selaku KPS Magister Manajemen, maupun magister akuntansi yang disampaikan oleh Bapak Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak. selaku KPS Magister Akuntansi. Peserta dibekali dengan berbagai informasi mengenai jurusan, seperti visi dan misi jurusan, kategori peminatan konsentrasi, berbagai kegiatan yang menjadi metode perkuliahan, kompetensi lulusan, perkembangan regulasi, serta tidak ketinggalan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa pascasarjana untuk menunjang proses perkuliahan.

Pada sesi kedua, peserta diberikan materi-materi dan juga melakukan berbagai macam aktivitas di Ubaya Training Center yang berada di daerah Trawas. Beberapa materi yang disampaikan antara lain Seminar Kepemimpinan Berbasis KWI oleh Bapak Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak., Pelatihan Membangun Keselarasan Aku, Sesama dan Alam oleh Bapak Drs.ec. Sujoko Efferin, M.Com(Hons), M.A., Ph.D., Seminar Pandhega Paramudita Bapak Dr. Drs. Wiyono Pontjoharyo, M.M., Ak., CMA., Pelatihan Full Time Living oleh Bapak Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak., Seminar Strategi Belajar di Pascasarjana oleh Bapak Dr. Putu Anom Mahadwartha, S.E., M.M., CSA., dan pengenalan Leadership Club oleh BPH Leadership Club Pascasarjana FBE UBAYA. Selain pemberian materi pada seminar, peserta juga diajak untuk beraktivitas dengan berbagai kegiatan, antara lain kegiatan outbond yang masing-masing permainannya memberikan makna yang berkaitan dengan karakter pemimpin yang baik dengan mengangkat konsep Perang Bharatayudha dan penyalaan Api Unggun yang diisi dengan kegiatan sharing sebelum memulai perkuliahaan di Pascasarjana di FBE UBAYA dengan para Maping (Mahasiswa Pendamping).

Pembekalan mengenai karakter pemimpin yang baik ini sangat penting diberikan, sebagai pemimpin kita harus mampu menjaga keselarasan dan harmonisasi semesta dengan tidak hanya berpikir untuk sendiri, tetapi juga untuk orang lain dan alam sekitarnya. Penekanan KWI sebagai calon pemimpin harus mampu melihat sesuatu dai perspektif yang berbeda sehingga dapat menghasilkan keputusan yang baik dan bijaksana karena dengan memulai sesuatu yang baik maka hasilnya akan baik. Pada sesi Pelatihan Membangun Keselarasan Aku, Sesama dan Alam, Bapak Drs.ec. Sujoko Efferin, M.Com(Hons), M.A., Ph.D. menekankan pentingnya memahami semesta dalam diri kita dan tidak mengahakimi diri sendiri, selain itu mindful terhadap apapun yang dilakukan, here and now. Pada sesi ini, peserta diajak untuk melakukan meditasi tidak hanya dalam ruangan tetapi juga meditasi jalan. Sesi Full Time Living diilakukan perenungan tentang kebaikan-kebaikan yang pernah dirasakan. Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak menekankan bagaimana kita mensyukuri kebaikan yang kita dapat (knowledge), peduli terhadap orang lain dan lingkungan sekitar. Selain itu, kita harus fokus terhadap potensi yang kita miliki.

Sebagai seorang calon pemimpin, penting untuk mengetahui apa pengertian dari Pandhega Paramudita dan bagaimana pemimpin yang bijaksana dengan acuan tulodho ing budaya. Hal ini disampaikan dalam materi yang dibawakan oleh Dr. Drs. Wiyono Pontjoharyo, M.M., Ak., CMA.. Materi ini semakin menarik diikuti karena adanya cerita singkat tentang pewayangan yang merupakan budaya asli indonesia yaitu cerita tentang Ramayana oleh Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak.  dan Gunawan Christanto yang merupakan koordinator acara Adinurani. Cerita disampaikan dengan perspektif yang berbeda, sehingga menimbulkan harmoni dan keindahan tersendiri dari kisah Ramayana. Hal ini dapat dilihat melalui respon mahasiswa baru dan panitia yang sangat antusias mendengarkan kisah tersebut.

“Kuliah itu menyeramkan karena terdapat banyak tugas dan membuat kita harus belajar, tetapi kita harus mampu membuat kuliah itu menyenangkan.” Demikianlah sedikit kutipan yang disampaikan oleh Dr. Putu Anom Mahadwartha, S.E., M.M., CSA., saat memberikan materi tentang strategi belajar di Pascasajana saat Adinurani sesi 2. Pada materi ini mahasiswa baru diajak untuk memahami dan mampu mengimplementasikan strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi perkuliahaan di Pascasarjana Universitas Surabaya serta mengubah mindset kuliah itu menyeramkan menjadi kuliah itu gampang.

Pada akhirnya acara ditutup dengan pemberian hadiah untuk peserta dan panitia dengan berbagai macam kategori seperti: peserta ter”heboh” oleh Stefan Adi, peserta ter”inspirasi” oleh Izzatun, dan peserta dan team ter“Pracanda” oleh Verrawati dan kelompok Arjuna. Pemenang dari seluruh kategori ditentukan melalui hasil observasi selama kegiatan adinurani berlangsung. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi seluruh mahasiswa baru pascasarjana sehingga di masa depan dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya smart tetapi juga bijaksana dan berintegritas tinggi.