BUSINESS VISIT GOES TO BANDUNG “MAKE INNOVATION HAPPEN”

Peserta berfoto didepan Trans Studio Mall

Kesan “Stunning Bandung” begitu melekat di hati peserta Business Visit Nasional yang merupakan program rutin Pascasarjana FBE Universitas Surabaya. Diketuai oleh Klara Petra dari jurusan MM51, menghadirkan konsep berbeda dari Business Visit sebelumnya yang hanya mengunjungi perusahaan di area provinsi Jawa Timur. “MAKE INNOVATION HAPPEN” menjadi tema acara 3 hari dan 2 malam, dimulai tanggal 21 Mei 2017 hingga 23 Mei 2017 dengan total sebanyak 28 peserta. Tiba di Bandara Husein Sastranegara, peserta sangat antusias untuk memulai berwisata kuliner serta melihat perusahaan inovasi kreatif secara langsung.

Pada hari pertama, seluruh peserta berkesempatan berkunjung ke Trans Studio Mall (TSM). Sebagai taman bermain indoor terbesar dan pertama di Indonesia, dan memiliki 20 wahana permainan yang dibagi dalam tiga arena dengan tema yang unik, Lost City yang mengajak berpetualang seru, Magic Corner yang memukau dengan pertunjukan ajaib dan luar biasa, dan Studio Central yang menghadirkan sosok idola seperti Jeng Kelin dan Charlie Chaplin. Setelah satu hari puas bermain, peserta menuju hotel untuk beristirahat sejenak.

Hari kedua, Business Visit dilanjutkan dengan mengunjungi PT. Telekomunikasi Indonesia atau biasa disebut “Telkom” yang memiliki misi untuk memimpin dalam inovasi digital dan mendunia. Terdapat 3 sesi diskusi dengan topik menarik yang diberikan oleh divisi Digital Service. Diskusi pertama dimulai oleh Bpk. Wulan Tri membahas mengenai sejarah terbentuknya divisi Digital Service dan hadirnya Bandung Digital Valley (BDV) sebagai tempat bagi inovator yang tertarik untuk mengembangkan aplikasi secara digital. Dilanjutkan dengan Ibu Anna Mulyani yang membahas mengenai pentingnya pengelolaan Big Data bagi sebuah bisnis.

Diskusi terakhir diberikan oleh Bpk. Johanes Adi yang membahas mengenai framework program Indigo yang akan memberikan dana cukup besar bagi para inovator yang berhasil melalui 5 tahap validasi, antara lain: customer, product, business model, market dan value. Setelah berdiskusi, para peserta berfoto bersama dengan para pembicara. Sesi ditutup dengan pemberian Cinderamata oleh Bpk. Adhicipta Raharja Wirawan selaku dosen mata kuliah Talenpreneurship Universitas Surabaya kepada Bpk. Johanes Adi. Acara terakhir hari kedua dilanjutkan dengan naik Bandros keliling kota Bandung, singgah di Gedung Sate dan berkunjung ke Museum Geologi. Di sepanjang perjalanan dengan Bandros, seorang pemandu memberikan informasi sejarah Bandung dengan cara penyampaian yang sangat interaktif.

Peserta berfoto bersama Bpk. Johanes Adi di Bandung Digital Valley

Cuaca cerah menyambut hari terakhir kunjungan di Bandung. Sebelum kembali ke Surabaya, para peserta mengunjungi Farmhouse. Tempat wisata alam ini sangat dikenal karena memiliki konsep wisata yang inovatif di kota Bandung. Pengalaman dan kesan menarik membekas di benak setiap peserta. Christian Hendrawarhana dari Maksi 16 mengatakan “Kami belajar banyak hal, yaitu bagaimana membuat hobby menjadi serius, dan serius menjadi sebuah inovasi bisnis stratup , proses inilah yang kami rasakan selama BV yaitu menyeimbangkan antara keseriusan dan hobby agar tidak melulu stress tapi juga enjoy dalam aktivitas. Education with fun at the same time”.

Hatur nuhun Ubaya, hatur nuhun Bandung.

Peserta berfoto bersama di Farmhouse