Cangkruk Cendekia : Diskusi SAKTI (Seputar Akuntansi dan Teknik Publikasi)

Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

16 Mei 2020, Tesis atau skripsi merupakan tahapan akhir dalam sebuah perjalanan perkuliahan. Seluruh mahasiswa diwajibkan membuat sebuah penelitian untuk menjawab fenomena menarik di sekitar mereka. Namun mahasiswa seringkali menghadapi kesulitan dalam pengerjaan tesis atau skripsi tersebut, khususnya dalam penentuan topik serta metode penelitian. Untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh para mahasiswa tersebut, jurusan Magister Akuntansi membuat sebuah kegiatan menarik yaitu “Cangkruk Cendekia” yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam menentukan topik dan metode penelitian yang anti mainstream namun tetap dalam ranah penelitian akuntansi serta strategi publikasi karya ilmiah.

Ceramah interaktif yang diadakan hari Sabtu, 16 Mei 2020 ini mengambil tema Diskusi SAKTI (Seputar Akuntansi dan Teknik Publikasi). Acara ini dihadiri oleh 34 peserta yang terdiri dari mahasiswa Magister Manajemen, mahasiswa Magister Akuntansi, dan mahasiswa S1 jurusan Akuntansi FBE Ubaya. Dalam acara ini, peserta mendapatkan pembelajaran secara daring – mengacu pada kebijakan rektor Ubaya agar mahasiswa tetap melakukan “study from home” sampai dengan batas waktu yang ditentukan – yaitu dengan metode ceramah interaktif bersama dengan pembicara-pembicara professional dan akan diselingi dengan sesi tanya jawab untuk menggali data dari narasumber yang ada. Ada 3 narasumber inspiratif yang diundang untuk berbagi ilmu dalam acara Diskusi SAKTI, yaitu (1) Prof. Drs. Basuki, M.Com (Hons)., PhD., Ak., CA., CMA., ACPA.; (2) Dr. Rismawati Sudirman, S.E, MSA., CSRS., CSRA., CSP.; dan (3) Prof. Iwan Triyuwono, S.E., Ak., MEc., Ph.D. yang dibantu oleh moderator Ketua Prodi Magister Akuntansi Pascasarjana Ubaya, Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak dalam mengupas pertanyaan-pertanyaan yang muncul di sesi tanya jawab. Acara ini juga dihadiri oleh tamu, yaitu rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Dr. Salju, S.E., M.M. dan beberapa alumni serta dosen Ubaya.

Dokumentasi foto bersama peserta, dosen, dan pembicara

Dalam kesempatan diskusi ini, Prof. Basuki membahas mengenai Innovative Research Topic. Beliau mengarahkan mahasiswa untuk memilih judul harus dengan menggunakan bahasa yang unik dan kreatif. Judul karya ilmiah harus eye-catching agar menarik untuk dibaca namun tetap tidak lupa untuk memperhatikan pemaknaannya. Untuk menemukan masalah penelitian, mahasiswa harus banyak membaca buku atau referensi jurnal, melakukan diskusi dengan dosen pembimbing atau bahkan melakukan pengamatan sendiri di masyarakat. Dari hasil pengamatan tersebut kemudian akan muncul ide yang dikembangkan ke rumusan masalah penelitian. Mahasiswa juga disarankan untuk memilih pendekatan yang dirasa nyaman untuk dilakukan, antara metode kuantitatif atau kualitatif. Kedua metode tersebut tidak dapat menghasilkan kebenaran mutlak, namun hanyalah kebenaran relatif yang ditimbulkan. Karena menurut beliau penelitian suatu saat akan dikoreksi dan ditambahkan kebenarannya oleh peneliti lainnya.

Pada sesi narasumber berikutnya, Dr. Risma mengulas topik mengenai Introduction and Research Paradigm. Dalam menulis sebuah penelitian, beliau menggarisbawahi bahwa setiap mahasiswa membutuhkan kesadaran diri masing-masing untuk memotivasi dalam menulis sesuatu karya ilmiah yang unik dan beda dari yang lain. Untuk melakukan hal itu diperlukan pengetahuan yang cukup mengenai hal-hal yang berhubungan dengan topik yang akan ditulis, misalnya menghubungkan nilai spiritualitas budaya dengan akuntansi. Mahasiswa harus benar-benar memahami substansi nilai-nilai yang dibahas dalam karyanya supaya dapat memaparkan permasalahan yang sebenarnya dan menghadirkan solusi yang baik dan benar bagi kemajuan dunia penelitian.


Dokumentasi foto bersama peserta, dosen, dan pembicara

Kemudian sebagai penutup, Prof. Iwan menyempurnakan rangkaian diskusi dengan topik National Publication Strategy. Untuk menulis dan melakukan penelitian dibutuhkan kecerdasan spiritual yang merupakan kecerdasan tertinggi dari yang lain (kecerdasan fisik, emosi dan intelektual). Pada jaman sekarang banyak orang terperangkap pada motivasi yang salah dalam penulisan karya ilmiah. Kepentingan utamanya hanya untuk meningkatkan peringkat dari suatu perguruan tinggi dan hanya untuk menjual publikasi hanya demi sebuah kebanggan diri belaka. Namun nilai yang terpenting dari suatu penelitian lebih kepada memaparkan orisinalitas ide dengan neuro psycho language, yaitu bahasa yang mengarahkan pembaca pada perubahan yang lebih baik. Hal yang tidak kalah penting yaitu menulis dengan sistem penulisan yang baku dan sesuai referensi yang ada, tata bahasa yang benar dan menghindari adanya plagiarisme.

Untuk kepentingan publikasi, mahasiswa harus melakukan pencarian lebih jauh mengenai  jurnal apa yang menjadi target dan mengikuti ketentuan format penulisan jurnal. Dalam proses penyaringan publikasi akan ada kemungkinan antara artikel yang dibuat harus direvisi bahkan bisa juga artikel ditolak. Hal tersebut adalah sesuatu yang biasa terjadi dalam publikasi. Artikel yang perlu direvisi akan dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki. Namun jika artikel ditolak, maka mahasiswa disarankan untuk mencari referensi jurnal lain yang sesuai.

More Articles

“Triumph the New Normal” Webinar

Since the end of 2019, the Coronavirus pandemic outbreak, known as Corona Virus Disease (COVID-19), has attacked the world and affected many

Webinar Triumph the New Normal

Sejak akhir tahun 2019, wabah pandemik virus Corona atau dikenal dengan Corona Virus Disease (COVID-19), telah melanda ke seluruh dunia dan berdampak

1st Batch Registration Schedule

Registration close: October 22, 2020TPA: October 24, 2020TSA: October 26, 2020Announcement of acceptance: October 28, 2020Re-register: 3-4 November, 2020Matriculation: November 16, 2020

Close Menu