Leadership Club Experience (LCXP) “KITA SATU”

LCXP-1

Foto bersama peserta setelah sesi II mengenai unity

Pada tanggal 18-19 Agustus tepatnya dihari sabtu dan minggu, Leadership Club 10 kembali mengadakan Acara LCXP. Acara ini bertujuan membekali penerus LC 11 agar nantinya bisa melaksanakan tugas-tugas LC dengan lancar pada periode ini. LCXP kali ini mengambil tema besar yaitu unity dengan judul “KITA SATU”, tema ini diharapkan generasi penerus LC menjadi pemimpin yang memiliki jiwa visioner, kindfulness, dan integritas sehingga mampu menjadi pemimpin yang mempersatukan semua anggotanya. Dimulai dari hari pertama tepatnya pukul 7 pagi, dibuka oleh sesi pertama di kampus tenggilis ubaya oleh Bapak  Dr.Werner Ria Murhadi, S.E.,M.M.,CSA yang memberikan sesi mengenai motivasi lomba, strategic thinking dan pembahasan case lomba. Jadi, tiga hari sebelumnya peserta sudah diberikan case dalam kelompok sehingga waktu di kelas peserta langsung mempresentasikan case dan dilanjutkan demngan diskusi kelas. Setelah sesi satu berakhir, peserta diberikan challenge oleh panitia yaitu setiap kelompok harus membawa tahu dengan tangan mereka, menjaga tahu itu sampai hari terakhir jangan sampai bentuk tahu itu cacat, hal ini akan menjadi refleksi tersendiri bagi peserta dalam menjaga tahu. Berikutmya dilanjutkan dengan perjalanan menuju Ubaya Training Center(UTC) di trawas.

Setibanya di UTC peserta langsung mengikuti aktivitas dengan cara membawa tas koper mereka diikat secara bersama-sama dan dibawa sampai ke hall dari parkiran bus, tentunya hal ini membuat peserta semakin dekat satu sama lain karena mereka berjalan bersama-sama secara berdekatan sambil membawa tas teman-teman mereka. Berikutnya peserta mengikuti kegiatan outbound berupa kegiatan susur sungai yang diikuti dengan games didalam sungai. Peserta sangat antusias dengan susur sungai dipandu oleh 3 orang bapak sebagai guide, peserta dan panitia menyusuri sungai dengan canda, tawa, serta membentuk & menguji  kepedulian disini. Permainan susur sungai ini membuat panitia dan peserta bersatu bahu membahu saling tolong menolong. Setelah menyelesaikan outbound, sore harinya peserta diajak untuk merakit gundam, aktivitas ini melatih kesabaran dan kerjasama. Peserta yang awalnya banyak tidak tahu menahu mengenai gundam akhirnya harus mengikuti merakit gundam dan mereka berhasil merakit gundam dengan baik.

LCXP-2

Peserta Setelah melakukan kegiatan susur sungai

Pada malam harinya dilanjutkan dengan sesi dari Bapak Drs.Wiyono Pontjoharyo,M.M.,Ak. Mengenai mencapai unity, ketika mencapai unity harus menyelesaikan serta memahami ego, perbedaan, memiliki ketulusan dan tanggung jawab. Pada saat sesi juga pak Pontjo menekankan 3 hal yaitu menghargai moment saat ini lalu memikirkan yang ingin dicapai di masa depan, visioner dan unity. Berikutnya dilanjutkan dengan acara snack malam.

LCXP-3

Foto bersama saat salah satu kelompok berhasil merakit gundam

Di hari Minggu kegiatan peserta dibuka dengan aktivitas pagi (peregangan setelah bangun tidur) lalu memasuki sesi ketiga pada pukul 08.00 pagi yaitu sesi Integritas yang dibawakan oleh Bapak Dr. Bonnie Soeherman, S.E.,M.Ak dimana pada sesi ini Pak Bonnie menjelaskan mengenai integritas. Pemimpin yang memiliki Integritas sendiri harus mengandung unsur-unsur berikut pertama Honours yaitu bangga dan hormat terhadap profesi yang sedang dijalani saat ini, kedua Truthfulness yang mengandung kebenaran dan kejujuran, ketiga akuntability yang berpengaruh kepada pemimpin harus memiliki tanggung jawab sedangkan yang terakhir adalah unsur reliability dimana pemimpin bisa diandalkan untuk bekerja sama.

Selanjutnya sesi keempat oleh Bapak Drs.ec.Sujoko Efferin, M.Com(Hons),M.A.,Ph.D yaitu sesi Meditasi dimana meditasi menggunakan metode yang diawali dengan meditasi nafas, lalu diikuti dengan meditasi makan, peserta disuruh mengambil makanan dan makan dengan tidak bersuara meresapi dengan kesadaran apa yang mereka makan tidak terlalu cepat mengunyah hal ini tentu sangat bagus untuk metabolisme tubuh, setelah itu meditasi mendengar dengan cara peserta disuruh berpasangan serta secara bergantian mendengarkan teman mereka berbiaca selama 30 menit tanpa kita memberikan komentar apapun, hal ini tentu sangat baik dimana ketika kita berorganisasi harus sering mendengarkan teman kerja kita. Terakhir sesi meditasi ditutup dengan meditasi nafas lagi.

Sesi terakhir diberikan oleh Bapak Dr. Putu Anom M., S.E.,M.M mengenai communication skill, dimana sesi ini sangat penting untuk pembekalan para peserta karena dalam berorganisasi komunikasi adalah hal utama. Bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan baik kepada rekan kerja, atasan kita serta menghadapi gap perbedaan umur menggunakan bahasa yang baik.  Selanjutnya ditutup oleh refleksi oleh presiden leadership Club 10 Andrean Kisima Oei, S.Psi mengenai aktivitas  membawa tas, tahu, gundam, serta outbound yang diberikan kepada para peserta selama LCXP lalu dilanjutkan dengan pembagian juara dan hadiah.