Sebuah Panggilan untuk Kemanusiaan

Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

26-27 Maret 2020, Melihat kondisi awal pandemi covid19 masuk ke Indonesia, banyak korban berjatuhan di dunia kesehatan. Bukan hanya penderita yang positif terjangkit corona, tetapi juga para dokter dan perawat yang bersentuhan langsung untuk menolong penderita. Minimnya jumlah APD (Alat Perlindungan Diri) dalam penanganan kasus penderita yang positif membuat para dokter dan perawat tersebut gugur saat menunaikan tugasnya. Jumlah permintaan APD dari banyak rumah sakit di seluruh Indonesia meningkat pesat hingga melebihi kapasitas produksi yang mampu dihasilkan oleh produsen APD itu sendiri. Bahkan upaya import pun sudah dilakukan hanya membutuhkan waktu untuk proses pemesanan dan pengirimannya. Sedangkan kebutuhan APD dalam negeri merupakan kebutuhan yang cukup mendesak setiap hari. Banyaknya jumlah permintaan face shield yang masuk dari rumah sakit pun sangat banyak sehingga membutuhkan lebih banyak dana untuk produksi. Informasi ini didapatkan oleh Tadeo Benita, dari BPH LC 12th Generation dari salah seorang rekan yang tergerak hatinya untuk membantu produksi face shield dan akan membagikannya secara gratis untuk rumah sakit yang membutuhkan.

fig.01

Kondisi tersebut menimbulkan inisiatif dari LC untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana yang diadakan oleh rekan kami melalui online posting di platform instagram @ivansinarso. Sesuai dengan visi dan misi BPH LC 14th Generation, yaitu Humanitarian in Professionalism, kami pun memutuskan untuk turut serta berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut. Sebagai professional dalam dunia bisnis dan pendidikan sudah seharusnya kita tidak kehilangan rasa kemanusiaan itu sendiri, jika ada rekan-rekan yang membutuhkan bantuan. Terutama panggilan kemanusiaan ini semata-mata adalah untuk kepentingan bangsa Indonesia.

image 02

Melalui informasi peer-to-peer via whatsapp message, group whatsapp dan instagram LC, kami menyebarkan informasi ini kepada rekan-rekan Pascasarjana Ubaya. Penggalangan dana dilakukan dalam waktu dua hari yang tersisa dari batas waktu pengumpulan dana yang telah ditentukan. LC mengelola pengumpulan berapapun dana yang bisa dikumpulkan dari rekan-rekan Pascasarjana Ubaya. Maka dari itu, dari tanggal 26-27 Maret 2020 terkumpullah dana untuk disumbangkan bagi kebutuhan produksi Face Shield yaitu sebesar Rp 2.630.011,-. Kemudian hasil dana yang terkumpul ini ditransfer langsung ke rekening koordinator dari pembuatan Face Shield yaitu Ivan Hartanto Sinarso, co-founder @ceklab.id. Dari pengalaman ini dapat dipetik pelajaran bahwa jika suatu masalah ditanggung bersama-sama akan terasa lebih ringan untuk menyelesaikannya. Tidak semua orang mampu berbagi sedikit dari hasil jerih payahnya bagi orang lain. Tapi saat kita mampu berbagi dengan ikhlas, disitulah kita akan lebih berbahagia. Meskipun berbeda bidang pekerjaan dengan berbagai keragaman sudut pandang, untuk kepentingan bangsa Indonesia, kita harus bersatu.

More Articles

“Triumph the New Normal” Webinar

Since the end of 2019, the Coronavirus pandemic outbreak, known as Corona Virus Disease (COVID-19), has attacked the world and affected many

Webinar Triumph the New Normal

Sejak akhir tahun 2019, wabah pandemik virus Corona atau dikenal dengan Corona Virus Disease (COVID-19), telah melanda ke seluruh dunia dan berdampak

1st Batch Registration Schedule

Registration close: October 22, 2020TPA: October 24, 2020TSA: October 26, 2020Announcement of acceptance: October 28, 2020Re-register: 3-4 November, 2020Matriculation: November 16, 2020

Close Menu