Smart Service Management: Developing the Managerial and Technological Trends

Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

Sabtu, 18 Juni 2022, kembali Leadership Club MM UBAYA mengundang pembicara internasional yaitu Dr. Bireswar Dutta yang berasal dari  Shih Chien University Taiwan dengan Bapak Adi Prasetyo Tedjakusuma B.Bus., M.Com., SCM. selaku penanggap akademis dalam webinar tersebut. +

Saat ini manajemen tanpa teknologi tidak lah cukup, oleh karena itu dibutuhkan teknologi untuk mensupportnya dan bagaimana cara kita membangun hospitality dengan menggunakan smart service management. Saat ini dunia sedang dalam crisis mode, dimana kita hidup dalam 2 kehidupan yaitu sebelum 2019 dan setelah 2019, semua gaya hidup menjadi berbeda, seluruh negara berubah tidak hanya di Eropa, Amerika namun di seluruh negara berubah sebagai akibat adanya pandemic.

Smart service adalah layanan cerdas adalah layanan digital yang bereaksi pada data yang dikumpulkan dan dianalisis berdasarkan sistem dan platform teknis yang cerdas dan berjejaring. Berbeda dengan teknologi industri 4.0 yang bisa eksis hanya di satu sektor tertentu, layanan pintar membutuhkan area lintas fungsi. Kita harus improve semua sub industri, food industry, local industry, karena hospitality itu gabungan dari beberapa industri, sehingga kalau mau improve salah satu, maka kita harus improve juga hal yang lainnya.

Terdapat 3 keyword yaitu Inovasi, Reorientasi dan Fleksibilitas. Inovasi yaitu proses logis untuk menginspirasi dan menciptakan eksperimen inovatif baru, yang memiliki dampak strategis pada organisasi Anda. Inovasi adalah tentang menyediakan layanan pelanggan yang lebih baik, produk yang disempurnakan, dan pengalaman pelanggan yang lebih baik dari sebelumnya. Reorientasi umumnya menghasilkan peningkatan layanan pelanggan dan pengembangan produk yang menjawab keinginan pelanggan dan pendekatan strategis pesaing. Fleksibilitas, keadaan darurat yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 telah menegaskan bahwa agar bisnis dapat bertahan, mereka harus menyertakan tingkat fleksibilitas. Tapi ada beberapa tren universal yang harus diikuti untuk tetap menjadi yang terdepan saat kita melanjutkan perjalanan panjang kita melewati covid-19.

Terakhir Dr. Bireswar Dutta menyampaikan, beberapa poin-poin penting seperti pertama menjadi kreatif dan menunggu waktu yang tepat, kedua tetap up to date tentang perubahan yang terjadi (peraturan pemerintah), ketiga teknologi berubah dengan cepat, dan terakhir mengembangkan filosofi yang fleksibel.

Gambar 1. Pembicara Dr. Bireswar Dutta dan Penanggap Akademis Bp. Adhi Tedjakusuma.
Gambar 2. Peserta Webinar

More Articles

Business Visit 2022

After vacuum for two years due to the Covid-19 pandemic, the Ubaya Master of Management study program conducted a business visit on

Business Visit 2022

Program pascasarjana Ubaya kembali melaksanakan business visit setelah 2 tahun vakum karena pandemic covid-19. Aktvitas Business Visit ini dilaksanakan pada hari Jum’at,

Sharing Session at Widyatama

On July 12, 2022, MM Widyatama, one of the MM programs with a superior accreditation predicate, invited the Indonesian Master of Management

Close Menu