TALKSHOW “FROM HOBBY TO MONEY’’ Mereka Yang Memulai

talkshow-hobi-1

Para Pembicara dan Para dosen Universitas Surabaya

Pada tanggal 19 Februari 2018, Leadership Club X-Generation kembali mengadakan acara yang  menarik yaitu talk show, dengan judul “From Hobby To Money” berlokasi di Gedung PF lantai 6 Universitas Surabaya Tenggilis. Sesuai dengan judulnya tentunya talk show ini membahas bagaimana sebuah hobby tidak hanya membuat Fun dan menghabiskan uang tetapi justru menjadi mata pencaharian seperti yang dilakukan oleh tiga pembicara yang diundang. Mereka adalah Raden Fajar Hadria Putra (Kreator Ghosty Comics), Han Dewa (Bisnis Perakitan Gundam), Larissa Liman (Cosplayer).

Acara ini kemudian dibuka dengan sambutan dari Bapak Dr. Bonnie Soeherman, S.E., M.Ak. selaku kepala program studi magister akuntansi, beliau mengatakan bahwa acara ini adalah pengembangan dari satu mata kuliah di Pascasarjana Universitas Surabaya yaitu mata kuliah Talentpreneurship dan Perencanaan bisnis (TPB). Acara ini juga tidak hanya diikuti oleh mahasiswa UBAYA saja, namun peserta umum juga banyak hadir dalam acara ini, kebanyakan dari mereka juga merupakan penggemar dari para narasumber.

Saat Talkshow, ketiga pembicara saling berbagi mengenai kisah hobby mereka sampai bisa menjadi sebuah pekerjaan. Pertama misalnya Raden Fajar Hadria Putra, berawal dari hobby menggambar sejak SMP sekitar Th 2008, beliau terinspirasi saat bermain kartu dan menggambar di kertas HVS menggunakan pensil, meskipun gambar yang dihasilkan tidak terlalu nyata. Nilai yang hendak disampaikan ghosty komik ini adalah bahwa setiap hobby pasti ada pengorbanan, dimana untuk meyakinkan gambar yang dibuat agar laku di pasaranpun diperlukan perjuangan yang awalnya dimulai dari Job Internal sampai pembuatan merchandise. Lalu beliau juga berkata bahwa orang yang berperan didalam kehidupannya adalah orang tuanya, orang tua melihat pada saat ghosty mulai disukai orang-orang dan berpeluang untuk dapat dikembangkan lagi. Selain itu menurut beliau sukses adalah apabila dapat melakukan sesuatu yang kita sukai dan merupakan achievement buat kita. Saat ini Raden mendapatkan penghasilan dari hobby-nya itu dari loyalti yang dibayarkan oleh ini

Berikutnya ada Han Dewa  sebenarnya pernah bekerja sebagai akuntan, dari kecil beliau memiliki hobby di bidang seni, berlanjut belajar perikanan dan pada akhirnya dituntut untuk belajar akuntansi hingga belajar menghitung PPH 21. Bahkan pernah pula belajar dan bekerja di bidang pertambangan selama 4 tahun sampai perusahaan tersebut ditutup karena merupakan tambang nikel. Keluar kerja Han Dewa membuka peluang usaha untuk berjualan nasi goreng, dari sini beliau bertemu teman yang menyukai Gundam, karena tertarik kemudian mencoba membeli satu dan akhirnya keterusan. Menurut Han Dewa orang yang paling berperan didalam kehidupannya adalah keluarga, karena bukan hanya hobby kita dapat melakukan pekerjaan yang kita sukai dan dapat menghasilkan uang untuk anak dan istri. Serta Han Dewa berkata sukses adalah apabila kita dapat memberi dan menerima, dan dapat membahagiakan diri sendiri dan orang lain. Saat ini Han Dewa sendiri, menjadikan bengkel perakitan atau modifikasi gundam sebagai pekerjaan utamanya, Pak Han Dewa mendapatkan banyak pesanan untuk membuat gunpla dan dijual dengan harga yang relatif mahal tergantung grade dari gundam tersebut.

Pembicara terakhir adalah Larissa Liman, dia memiliki hobby menggambar sejak TK , kemudian dia mulai tertarik menjadi cosplayer karena bisa tampil tomboi tetapi juga bisa terlihat menarik. Menurut Larissa, sebagai seorang cosplayer, sangatlah penting membangun brand image melalui penampilannya, dia juga meminta saran kepada orang tua dan temannya mengenai cara membangun brand image dan memasarkan dirinya lewat media sosial. Saat ini melalui hobby-nya tersebut, Larissa telah banyak menghasilkan uang dengan menjual merchandise dan juga foto albumnya. Larissa juga banyak menerima job sebagai juri cosplayer, diundang pada acara-acara cosplayer dan sebagai endorser berbagai macam produk. Menurut beliau karena ini adalah hobby maka dalam mengerjakan tidak ada stress yang dialami. Bahkan selama ini orang tua dan teman baik selalu ada dan mendukung saat diperlukan untuk curhat atau untuk bertukar pikiran. Sedangkan, sukses menurutnya adalah apabila dapat membahagiakan orang tua, membantu orang lain dan membahagiakan orang lain.

Didalam acara talkshow juga mereka saling memberikan ilmu tentang hobby mereka masing-masing melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh moderator Christian Hendrawardhana dari Maksi 16 Mahasiswa Pascasarjana FBE Ubaya,  Selain itu acara ini juga disponsori oleh  Finna, Tabletoys dan Multitoys  yang mendukungacara ini dengan memberikan doorprize serta voucher-voucher yang menarik untuk para peserta talk show. Acara berakhir pada pukul 09.15 dilanjutkan dengan foto-foto bersama, kepada para pembicara yang luar biasa, leadershipclub pascasarjana ubaya mengucapkan banyak terimakasih karena ilmu yang diberikan melalui talkshow ini begitu luar biasa sehingga bisa disimpulkan bahwa Bisnis masih banyak asalkan kita menyukai maka kita akan all out dengan hal-hal tersebut, sehingga sukses merupakan kebahagiaan.

talkshow-hobi-2

Pembicara dengan para peserta yang mendapatkan hadiah menarik dari sponsor

Peserta yang menghadiri acara ini mengatakan sangat puas dan senang dengan talkshow yang diadakan oleh LeadershipClub ini, mereka merasa selain mendapatkan ilmu dari para narasumber secara langsung, mereka juga memiliki kesempatan untuk berfoto dengan narasumber yang menjadi idola mereka.