ADINURANI “NO MORE EGO, TOGETHER WE GO”

Share on facebook
Facebook
Share on linkedin
LinkedIn
Share on email
Email

Di era saat ini pendidikan menjadi suatu hal poin yang penting bagi setiap individu untuk mencapai kesejahteraan hidup. Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya menerima mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk memahami praktik bisnis yang sedang terjadi. Sehingga diharapkan mahasiswa pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya dan alumninya dapat menjadi enterpreneurs dan menciptakan banyak lapangan kerja ke depannya. Pembentukan karakter dan perilaku pemimpin bisnis yang baik, diharapkan dapat memberi dampak positif serta membuat organisasi dan lingkungannya semakin indah, tidak hanya secara harafiah, melainkan juga secara batin. Namun, terdapat permasalahan yang turut menghambat pembentukan karakter pemimpin yaitu ego yang menomorsatukan kepentingan diri sendiri dan menjadi racun yang merusak hubungan antar sesama dan lingkungan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya melakukan acara program Adinurani (Ajar Budi Asah Nurani) sebagai pembekalan sebelum memulai perkuliahan pascasarjana dan dalam membentuk karakter mahasiswa. Tema yang diangkat kali ini mempertimbangkan permasalahan yang terjadi di lingkungan mahasiswa dengan menggunakan acuan tulodho ing budaya (teladan dalam budaya). Acara Adinurani pada kali ini diadakan dalam 2 sesi yaitu sesi 1 pada tanggal 1 Agustus 2019 dan sesi 2 pada tanggal 3 – 4 Agustus 2019, dengan mengangkat tema “Satriyatama Tosan Aji” dan disandarkan dengan tagline “No More Ego Together We Go.” Tema yang dimaksud, bertujuan untuk memperindah kehidupan di dunia melalui akhlak yang mulia dari setiap individu. Secara defisini umum Satriyatama diartikan sebagai penegasan atau seorang kesatria yang menjadi panutan. Sedangkan Tosan Aji merujuk pada benda mulia atau benda pusaka yang terbuat dari besi, seperti keris yang merepresentasikan wujud nusantara. Keris dianggap sebagai representasi nusantara karena keris dimiliki oleh hampir setiap daerah di nusantara dengan corak dan bentuknya yang berbeda-beda. Selain itu, Tosan Aji sendiri juga menyiratkan makna kebesaran, keberanian serta mental layaknya besi yang akan terus ditempa untuk menjadi sosok yang lebih bermakna serta meskipun besi berubah wujud menjadi bentuk lain namun ia tetaplah sebongkah besi. Filosofi keris mengingatkan kita akan makna dari mencintai budaya lokal.

Mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah, maka dari itu manusia perlu berupaya untuk mengenali apa yang menjadi racun dalam diri mereka, mengakui adanya racun tersebut, dan berusaha untuk mengatasi atau mengekangnya. Kemudian bersama-sama bertindak yang bijak dan tanpa pamrih untuk mengabdikan karya atau kerjanya bagi dunia. Program Adinurani yang bertema “Satriyatama Tosan Aji” ini bermaksud untuk menumbuhkan akhlak yang mulia atau baik serta sikap kepedulian kepada sesama sehingga hubungan antar manusia terutama antar mahasiswa Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya dapat terjalin dengan erat dan baik, membawa kebahagiaan dalam menjalani kehidupan perkuliahan bersama-sama dengan saling melengkapi kelebihan dan kekurangan antara satu dengan yang lainya sampai semua mahasiswa mencapai kelulusan.

Pada acara Adinurani sesi 1 ini diadakan pada gedung Pasca arjana dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika. Pada acara Adinurani sesi 1 ini dibuka dengan pemberian kata sambutan oleh wakil dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika, yaitu Dr. Dudi Anandya, S.T., M.Si. Selanjutnya acara seminar yang disertai dengan sharing bersama alumni yaitu Dr. Teddy Reiner Sondakh, S.Psi., S.H., M.Hum. dan Alex Kurniawan, S.E., M.Ak. Pada sesi sharing alumni kali ini Alex menyampaikan bahwa dalam menjalani program studi magister ini sering kali terdapat tugas berkelompok sehingga perlu mengatur strategi bagus, ditunjang dengan cara kerjasama yang baik, maka akan mencapai hasil yang maksimal. Selanjutnya sesi sharing dilanjutkan oleh Dr. Teddy sebagai ketua ikatan alumni pasca Universitas Surabaya menyatakan pentingnya membentuk networking sesama mahasiswa maupun dengan alumni. Bapak Teddy juga menyampaikan bahwa dalam membangun networking¸diperlukan ketulusan dari hati. Sebab, sebuah koneksi yang dibangun dari hati, akan bertahan dan menjadi penolong ketika terlibat dalam permasalahan. Tidak ada perbedaan antara alumni ataupun mahasiswa, karena seluruhnya tergabung dalam keluarga besar Universitas Surabaya.

Setelah sesi sharing dilakukan, acara dilanjutkan dengan seminar strategi belajar di perguruan tinggi bersama ketua program studi magister akuntansi, yaitu Dr. Bonnie Soeherman S.E., M.Ak.. Beliau menyampaikan strategi belajar di perguruan tinggi, meliputi penjelasan singkat tentang seperti apa jurusan yang mahasiswa baru ambil, persyaratan dan peraturan perkuliahan, serta beragam mata kuliah yang wajib maupun elektif. Visi dan Misi dari masing-masing jurusan semakin memantapkan pilihan mahasiswa baru dalam menempuh masa studi bersama Universitas Surabaya.

Sesi kedua yang berlangsung di kampus ketiga Universitas Surabaya, yaitu Ubaya Training Center (UTC) yang terletak di Trawas, Jawa Timur, berlangsung dengan lancar. Pembekalan dilakukan dengan memberikan materi dengan model sharing serta disertai dengan kegiatan fisik seperti outbond. Pada acara Adinurani sesi 2 ini Dr. Bonnie menyampaikan pengenalan value dari fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya, yaitu knowledge, wisdom, dan integrity (KWI). Universitas Surabaya mengharapkan seluruh mahasiswanya memiliki sikap integritas dan bijak dalam bertingkah laku sehingga dapat menjadi pemimpin yang unggul dan tidak mudah menilai sebelah mata. Dr. Bonnie juga menyampaikan sesi Seven Happiness,  bahwa kebahagiaan bukan diukur dari materi. Dr. Bonnie mengajak peserta untuk menyadari dan menghargai kebaikan sekecil apapun yang dapat membawa kebahagiaan. Untuk mencapai tujuan bersama maka perlu adanya kerjasama, rasa peduli dan mengesampingkan ego agar menciptakan teamwork yang solid seperti yang telah disampaikan Aris Surya Putra S,E., M.Ak. pada sesi “Teamwork”. Pada sesi itu Aris memberikan games pada para mahasiswa untuk melatih kerjasama. Selain itu juga beliau menyampaikan pesan dari esensi nilai tiap games maupun outbound yang telah dimainkan peserta. Adapun outbound yang disajikan oleh panitia mencerminkan unsur kebudayaan Indonesia.

Hal ini selaras dengan tema Adinurani kali ini yaitu “Satriyatama Tosan Aji” yaitu usaha untuk memperindah kehidupan di dunia melalui akhlak yang mulia dari setiap individu. Seluruh insan disarankan dapat menjaga keelokan dunia, secara lahir batin, sehingga dapat tercapai tujuan bersama seperti yang disampaikan juga pada sesi “Satriyatama Tosan Aji”. Sesi tersebut dibawakan oleh Dr. Drs. Wiyono Pontjoharyo M.M., Ak., CMA., yang akrab disapa dengan panggilan Dr. Pontjo. Dr. Pontjo mengajak peserta agar mengenali Indonesia melalui karakteristik beberapa suku yang terwakilkan dalam nama kelompok peserta. Hal ini bermaksud untuk menyadarkan kepada para peserta Adinurani bahwa Indonesia adalah negara yang sangat multikultur, begitu pula dengan Universitas Surabaya. Sehingga mahasiswa harus dapat mentoleransi perbedaan – perbedaan tersebut. Tidak menjadikannya halangan bagi mahasiswa untuk bergaul dan bekerja sama pada masa studi perkuliahan di program Pascasarjana Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya, seperti yang diungkapkan oleh Dr. Werner Ria Murhadi, SE, MM, CSA. Selain itu Dr. Werner mengungkapkan bahwa dengan adanya berbagai macam unsur budaya dan nilai – nilai dari budaya Indonesia tersebut maka kita dapat mengadopsinya ke dalam kehidupan sehari – hari dan menjadikan dasar yang dapat membantu dalam etos kerja, dan profesionalitas dalam bermasyarakat.

Kegiatan adinurani berakhir dengan pemberian apresiasi kepada kelompok-kelompok peserta yang menjalani rangkaian kegiatan dengan antusias dan ceria. Apresiasi dalam bentuk hadiah parsel membuat peserta senang dan menangkap esensi dari bentuk apresiasi. Kegiatan adinurani tersebut diharapkan dapat turut membantu mahasiswa dalam meraih nilai-nilai yang ditanamkan oleh Universitas Surabaya, hingga mencetak pemimpin yang bijaksana dan penuh akan nilai-nilai kebudayaan Indonesia.

 

Gambar 1. Foto Bersama Pada Adinurani Sesi I

 

Gambar 2. Foto Kegiatan Outbond

 


Gambar 3. Foto Kegiatan Outbond

More Articles

Digital Entrepreneurship di Era 4.0

It is undeniable that now the movement of business and the economy is shifting towards digitalization. Not only in developed countries, but

Digital Entrepreneurship di Era 4.0

Tak dapat dipungkiri bahwa kini pergerakan bisnis dan perekonomian bergeser ke arah digitalisasi. Tidak hanya di negara-negara maju, Indonesia pun mulai merasakan

Close Menu